Senin, 02 November 2015

EMERGENCY FIRST RESPONDER TRAINING (EFRT), BUAH KARYA ANAK BANGSA UNTUK MENGURANGI KECACATAN DAN KEMATIAN PENDERITA GAWAT DARURAT


Pada tanggal 10-11 Oktober 2014 lalu, Institute of Disaster and Emergency (IDE) di bawah Yayasan Penanggulangan Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (YPGBI) atau Indonesian Emergency and Disaster Relief Foundation (IEDRF) menyelenggarakan Emergency First Responder Training (EFRT) untuk pertama kalinya. EFRT merupakan hasil karya IDE dibawah YPGBI/IEDRF bekerja sama dengan Pro Emergency (Indonesia) dan Japan heart (Jepang) dengan mengadopsi pada konsep Emergency Medical Responder dari Amerika.

Pelatihan yang dilaksanakan selama 2-hari ini sukses diselenggarakan dengan jumlah peserta  sebanyak 36 peserta dari berbagai institusi seperti ACT, AMCF, BSMI, PMI, Mahatva UNPAD, BMKG,  rumah sakit dari berbagai kalangan, baik para relawan LSM, mahasiswa, kader bahkan perawat dan dokter. Target dari EFRT adalah peserta diharapkan dapat melakukan pertolongan awal bagi penderita gawat darurat baik pada kondisi gawat darurat sehari-hari maupun bencana, sehingga dapat mencegah dan mengurangi angka kecacatan dan kematian.

Dalam pelatihan ini, materi yang diberikan tidak sebatas materi yang biasa diberikan pada pelatihan first aid pada umumnya. Selain materi dasar pertolongan pertama pada penderita gawat darurat, peserta juga diberikan pembekalan pengetahuan mengenai alat-alat ambulans advanced, teknik dokumentasi,  dan juga materi mengenai kerelawanan. Peserta diberikan motivasi untuk menjadi seorang relawan.  

Selain pembekalan materi, peserta juga diberikan pembekalan keterampilan, yang terbagi dalam beberapa skill station,  mencakup pembebasan jalan napas dan pemberian napas dengan ataupun tanpa alat, pengkajian korban, balutan dan pembidaian dengan alat khusus ataupun tanpa alat (modifikasi), pengangkatan dan pemindahan pasien dengan aman, resusitasi jantung paru dan orientasi ambulans. Pelatihan ditutup dengan kegiatan drill penanganan korban masal dengan fasilitas ambulans advanced.

Tindak lanjut untuk pelatihan ini adalah setiap alumni EFRT dapat mengikuti pelatihan lanjutan, yaitu Disaster First Responder. Pelatihan tersebut diagendakan pada Januari 2016 dan hanya dapat diikuti oleh alumnus EFRT. Oleh karena itu, untuk memberikan kesempatan kepada rekan-rekan lain yang belum sempat mengikuti EFRT, IDE akan menyelenggarakan EFRT ini dalam setiap bulan. Agenda selanjutnya yaitu akan diadakan pada 21 – 22 November 2015. Kedepan, peserta juga dapat bergabung sebagai relawan di Korps Relawan Gawat Darurat dan Bencana Indonesia yang merupakan bagian dari YPGBI dan bagi peserta yang berpotensi akan dilatih untuk menjadi seorang instruktur.

Semoga selain untuk memberikan pembekalan pertolongan awal pada penderita gawat darurat, kedepan diharapkan EFRT ini juga dapat melahirkan relawan-relawan profesional yang dapat mengurangi angka kecacatan dan kematian pada penderita gawat darurat.

-hellda


Entri Populer